Andrew Robertson yang merupakan bek kiri andalah Liverpool menceritakan kekesalan dirinya saat harus menjalani tes doping usai kalah atas Atletico Madrid pada bulan Maret 2020.

Pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Liverpool menderita kekalahan 0-1 untuk leg pertama. Berada diatas angin karena sempat unggul 2-0 untuk babak perpanjangan waktu, namun ternyata The Reds harus kalah dengan agregat skor 4-2 atas Atletico Madrid.

Kekalahan yang dialami oleh Liverpool tersebut dituangkan oleh Robertson melalui bukunya dengan judul ‘Robbo: Now You’re Gonna Believe Us’ dikutip Liverpool Echo.

“Lelah, kalah, dan kecewa, hal terakhir yang saya inginkan adalah terpilih untuk tes doping. Atletico Madrid baru saja menang di Anfeld dan era kami sebagai jawara Eropa berakhir. Saya ingin segera pulang ke rumah untuk menerima kekalahan kami,” tulis Robertson.

“Tidak seberuntung itu. Dokter Andy Massey menepuk pundak saya dan memberitahu bahwa saya terpilih secara acak bersama Adrian,” tuturnya.

“Karena saya melewatkan peluang bagus dan Adrian membuat kesalahan fatal, saya tak melihat ada gunanya untuk mengecek apakah salah satu dari kami melakukan sesuatu untuk meningkatkan performa kami,” candanya.

Penyesalan Andrew Robertson…

Salah satu hal yang menjadi penyesalan bagi Andrew Robertson  dalam laga tersebut adalah kegagalanya dalam memanfaatkan peluang emas.

“Seelah tembakan Mohamed Salah membentur pemain lawan, bola jatuh di area yang saya bisa serang di depan gawang tribun The Kop dan saya merasa semuanya menguntungkan saya,” ujar Robertson.

“Hari itu ulang tahun saya, saya sebelumnya tak pernah mencetak gol di depan tribun The Kop dan saya tahu jika saya bisa memanfaatkannya, tak ada yang bisa dilakukan oleh lawan, bahkan oleh Jan Oblak yang tampil bagus pada malam itu. Saya merasa itu harus menjadi gol,” tambahnya.

“Tembakan saya membentur mistar. Sejujurnya, Kieran Trippier mencondongkan tubuhnya ke arah saya ketika saya membuat kontak dan itu tak membantu tetapi itulah momen yang terulang di kepala saya selama 24 jam selanjutnya. Saya menyalahkan diri saya sendiri, bukan orang lain,” tutup Robertson. (Sumber: Liverpool Echo)

Robertson menjadi salah satu pemain andalah Liverpool yang berposisi di bek kiri. Peran sang pemain dalam mengawal lini pertahanan dan penyerangan memang sangat luar biasa. Tidak heran jika Jurgen Klopp memberikan kepercayaan untuk sang pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here