Sami Hyypia merupakan salah satu pemain Liverpool yang dibeli seharga 2,6juta pounds dari Willem II di tahun 1999. Pemain ini merupakan salah satu legenda bagi The Reds. Meskipun nilai harga untuk sang pemain sangat murah, tidak diduga ternyata sang pemain memberikan kontribusi yang luar biasa.

Pada saat ini tidak banyak yang mengenal Sami Hyypia, terlebih lagi di publik Inggris. Akan tetapi di akhir karir bersama Liverpool, sang pemain yang berkebangsaan Finlandia ini mempersembahkan 10 trofi untuk berbagai ajang kompetisi.

Pada awalnya sang pemain didatangkan oleh pelatih Gerard Houllier sebagai upaya memperkuat pertahanan The Reds. Hal ini karena musim sebelumnya The Reds kebobolan hingga 49 goal.

Kondisi ini tentu saja membuat The Reds harus segera untuk mendatangkan pemain yang bisa membuat lini pertahanan lebih kokoh. Hanya saja waktu itu anggaran belanja The Reds sangat minim untuk merekrut banyak pemain dengan nilai gaji tinggi.

Pada saat itu tim lain sedang jor-joran untuk melakukan belanja pemain. Akan tetapi justru Liverpool berusaha untuk mengencangkan ikat pinggang. Dietmar Hamann menjadi salah satu pembelian termahal kedunya di tahun 1999 dan hanya mengeluarkan dana 8juta pounds saja.

Karena dana yang sangat terbatas maka sang pelatih Houllier tidak ada pilihan lain selain mencari harga yang murah. Nah, disitulah Sami Hyypia mulai didatangkan dengan Stephane Henchoz dari Blackburn dengan harga 3.5 juta pounds.

The Reds mendatangkan Hyypia dengan harga 2.6 juta pounds saja. Nominal tersebutlah yang bisa dilakukan Liverpool untuk merektut pemain kala itu.

Jika di umpamakan, harga perekrutan Hyypia setara dengan kaki kanan Jaap Stam saja. Dengan harga 2.6 juta pounds tentunya. Kepindahan Jap Stam dari PSV ke MU kala itu dibanderol hingga 10.5 juta pounds.

Awalnya sang pemain hanya dipandang sebelah mata karena nilai pembeliannya sangat murah sekali. Bahkan Hyypia tidak begitu dikenal sebagai pemain yang bisa memberikan kontribusi bagus untuk tim. Namanya memang kurang dikenal dan tidak populer pada masa itu.

Akan tetapi meskipun demikian. Hyypia akhirnya bisa membuktikan kualitasnya bersama dengan The Reds. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Hyypia dipercaya untuk menyandang ban Kapten pada saat Jamie Redknapp dan Robbie Fowler tidak bisa tampil.

Pada Tahun 2001 Hyypia berhasil membantu The Reds untuk menjuarai FA CUP. UEFA CUP dan LEAGUE CUP.

Sami Hyypia yang awalnya sangat diragukan dan tidak begitu terlihat akan berpengaruh terhadap tim tentu saja terus menunjukan kualitasnya. Bahkan hingga akhir karirnya dengan The Reds sanggup untuk  memenangkan hingga 10 trofi di semua ajang kompetisi.

Jamie Carragher yang merupakan salah satu pemain Liverpool memberikan pujian untuk sang pemain. “Dia mengubah rekor pertahanan kami dan memenangkan 10 trofi.” Ucapnya ke Liverpool Echo pada Tahun 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here